Cantik di Indonesia itu……

Mumpung lagi rame nih iklan belakangan ini, gue pengen ngebahas topik satu ini yang sebenernya udah dari dulu sangat mengganggu gue.

Kalau ada yang engga terlalu mantau politik atau isu-isu global, mungkin belum pernah dengar tentang iklan Dove yang engga lama ini bikin kontroversi.
Intinya sih, Dove bikin iklan sabun. Namanya juga produk perawatan tubuh. Di iklannya ini, seorang wanita African American yang berkulit hitam mencopot bajunya daaaan…. sim salabim berubah menjadi seorang wanita berkulit putih (berkat khasiat sabun Dove yang bisa merubah ras kita rupanya).

Screenshot dari video ini disebar oleh Dove sendiri, dan menjadi viralbut not in a good way. Tentunya banyak yang protes karena haloooo berarti menurut Dove, kulit Afrika-Amerika / kulit hitam itu engga cantik dan sebisa mungkin harus lo ubah menjadi kulit putih?

Sebenarnya, menurut gue (karena ini blog Menurut Mae >_<), iklan ini diambil diluar konteks. Videonya sendiri sedikit lebih panjang, dimana wanita berkulit putih itu juga mencopot bajunya dan berubah menjadi wanita Latina … yang menunjukan kalau maksud dari iklan itu sebenarnya bukan perkara warna kulit A lebih bagus daripada warna kulit B.
Sekarang, Dove sendiri sudah menarik iklan tersebut dan mengeluarkan pernyataan resmi. Katanya sih maksudnya adalah mereka ingin merepresentasikan keragaman ras / diversity. Walaupun menurut gue masih banyak cara lain yang lebih bagus untuk menunjukkan diversity, tetep aja iklan ini sendiri engga bermaksud rasis makanya gue tidak bisa anggap ini offensive.

Tapi, tetep aja gue jadi kepikiran dengan iklan-iklan produk kebersihan/kecantikan di Indonesia, dan betapa memuakan mereka semua.

Continue reading Cantik di Indonesia itu……

Advertisements

Review: Dermacol make-up cover foundation

[ header image source ]

Kali ini gue mau nge-review produk make-up bernama Dermacol make-up cover foundation. Sebenernya produk ini awalnya dibikin khusus untuk nutupin tato, dan denger-denger sih ampuh banget buat nutupin segala hal, mungkin dosa-dosa lo juga bakal ketutup semua sama foundation satu ini.

IMG_0362 (800x800).jpg

Gue sebagai perempuan dengan beberapa flek hitam akibat sinar matahari dan juga beberapa bintik-bintik merah bekas jerawat, otomatis langsung tertarik nyobain produk ini.

FYI, warna kulit gue adalah tipikal warna kulit Jawa yang sawo-sawo matang, tapi enggak terlalu gelap juga. Sejauh ini, foundation yang paling mendekati warna wajah gue adalah Make Up Forever Ultra HD Y425 (yang masih merupakan foundation full coverage favorit gue sampai sekarang).

But Dermacol foundation ini harganya jauh lebih murah, like around €10 atau sekitar dua ratus ribu rupiah. Jadi kalau misalnya beneran bisa nutupin segala dosa dunia, lumayan banget deh.

Continue reading Review: Dermacol make-up cover foundation

Resehnya Endon ketika pacar lo bule

Judulnya kasar? Iya, emang kasar. Gue emang bukan perempuan Asia yang serba-halus-nan-penyabar (hashtag breaking-stereotypes). Topik-topik macam ini, yang ada hubungannya dengan “bule” (seriously, even the term makes me cringe) seolah-olah mereka ini makhluk gaib yang perlu kitabnya sendiri untuk dipahami dan ditaklukan, adalah menurut gue topik sampah, maka jangan heran kenapa gue pasang tag “sampah” buat post ini.

Dan gue kzl karena manusia-manusia di sekitar gue berhasil membuat gue nyampah di blog.

Untuk kali ini, gue mau membahas konsep “Bagi-Bagi Rejeki” yang dianut banyak manusia.

Continue reading Resehnya Endon ketika pacar lo bule

Prosedur permohonan visa kunjungan singkat Australia

Mumpung ada waktu, kali ini gue mau sharing mengenai pengalaman gue membuat visa ke Australia. Yang ini khusus untuk keperluan tourism, tanpa sponsor/undangan, dan pengajuan visa tidak diwakilkan. Ini penting dicatet karena kalau pengajuan permohonan visa elo diwakilkan oleh orang lain, masih ada beberapa dokumen tambahan selain dokumen-dokumen yang gue cantumkan di bawah.
Begitu juga dengan kalau elo ke Australia dengan menggunakan sponsor / undangan — prosedurnya akan sedikit berbeda (mungkin gue bikin post-nya sendiri kalau berkas-berkas gue yang lama ketemu).

Oh, jadi inget. Ada seorang kawan yang menanyakan “Kok elo masih inget sih, cara apply visa ini-itu padahal udah bertahun-tahun yang lalu bikinnya?”

Jawabannya karena (1) Gue tukang penimbun sampah sehingga semua berkas-berkas pengajuan visa selalu gue simpan dari tahun 2003 (ya walaupun ada beberapa yang hilang, sih), dan (2) Maksud gue “bertahun-tahun yang lalu” adalah pertama kalinya gue membuat visa x. Bukan berarti gue belom pernah apply visa yang sama more recently.

Kalau visa tourist stream Australia ini, tergolong masih recent bikinnya, sehingga sudah lewat VFS zaman gue bikin dulu.


VISA KUNJUNGAN SINGKAT / TURIS AUSTRALIA

.
Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan:

Continue reading Prosedur permohonan visa kunjungan singkat Australia

Prosedur permohonan visa kunjungan singkat schengen (dengan sponsor) / Belanda

Bisa juga dikenal sebagai visa undangan (keluarga/teman).

Awal-awal gue dulu bikin visa menggunakan sponsor, sumpah, kayaknya rempong banget … dan lo tau gue, gue paling anti sama yang namanya rempong. Tapi, ternyata … jauh lebih mudah dari yang gue bayangin. Kesannya aja sih ruwet, tapi asal lo rajin baca-baca, elo pun pasti bisa tanpa menggunakan jasa agen sekalipun!

Ok, langsung aja ya.

Ini adalah pengalaman gue membuat visa schengen melalui Belanda, dengan sponsor orang Belanda juga. In my case, sponsor adalah ayahnya pacar gue, karena saat itu pacar gue hanyalah mahasiswa biasa ha ha ha.

Sebagai background, saat itu kita udah pacaran selama kurang lebih satu tahun. Kita kenalan juga bukan di dunia maya, dan selama satu tahun itu kita sudah sering banget ketemuan. Bahkan dengan orang tuanya pun sudah sering ketemu.

Penting? Bisa jadi. Karena bisa jadi elo akan dipanggil wawancara. Dulu selalu ada wawancaranya, sebab visa diajukan langsung ke konsulat/kedutaan. Sekarang, visa hanya diajukan melalui VFS dan hanya pemohon-pemohon yang beruntung sekali yang akan nantinya dipanggil untuk wawancara! ha ha ha …


VISA KUNJUNGAN SINGKAT DENGAN SPONSOR

.
Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan pihak pemohon visa:

Continue reading Prosedur permohonan visa kunjungan singkat schengen (dengan sponsor) / Belanda

Story time: visa ditolak karena bohong

[ header image source ]

Sebut saja Mbak Eneng.

Udah lama banget kejadiannya. Gue bukan visa officer, just to be clear, tapi gue karena satu dan lain hal harus menemani wawancara permohonan visa Mbak Eneng ini.

Demi perlindungan identitas dan untuk menjaga kerahasiaan negara (cuih!), beberapa detail seperti jenis visa dan negara tujuan disamarkan. Tetapi intinya tetep sama: hati-hati sebelum memberi keterangan palsu.

Continue reading Story time: visa ditolak karena bohong

Kenapa permohonan visa gue ditolak?

[ header image source ]

Seperti pernah gue singgung sebelumnya, karena jenis pekerjaan gue, kadang gue dapet informasi dan cerita dari pihak-pihak yang menangani permohonan dan pemberian visa (and no, gue engga bisa ngasih kontak mereka ataupun nanyain application lo kabarnya gimana).

Kalau dari berbagai cerita, gue perhatiin ada beberapa alasan yang mungkin tergolong cukup sering terjadi.

Tentunya ini bukan daftar alasan penolakan visa yang komplet, dan masih banyak alasan lainnya.

Yang jelas, kalau visa lo ditolak, alasannya akan disampaikan dalam surat yang disertakan. Surat ini juga menyertakan informasi mengenai cara mengajukan banding kalo lo engga setuju dengan keputusannya.

Jadi mohon jangan berargumentasi dengan staff VFS/TLS Contact/Konsulat karena engga akan ngaruh mau mulut sampe berbusa-busa.

Continue reading Kenapa permohonan visa gue ditolak?

Prosedur permohonan visa kunjungan singkat schengen / Perancis

Kalau masih ada yang belum tau Schengen itu apa, intinya sih, kalau kita mau pergi ke salah satu negara yang masuk ke dalam wilayah/perjanjian schengen, maka sebelumnya kita harus apply buat visa schengen. Daftar negara yang termasuk didalamnya dapat dilihat di sini.

Tiap negara schengen punya prosedur yang sedikit berbeda untuk permohonan visanya, meskipun persyaratan dan formulirnya sama. Jadi mohon cermati di situs kedutaan negara yang bersangkutan. Yang ini gue sharing pengalaman gue bikin visa schengen melalui negara Perancis.

Jujur, gue pertama bikin visa ini sudah bertahun-tahun yang lalu, semasa gue masih anak kuliahan. Prosedurnya sekarang sudah sedikit berbeda, tapi dari segi paperwork gue perhatiin sih masih sama.

Yang paling beda menurut gue adalah sekarang kita engga bisa lagi apply lewat kedutaannya langsung. Sekarang, semua application diajukan melalui TLS Contact (kecuali situ pemegang paspor diplomatik).


VISA KUNJUNGAN SINGKAT TANPA SPONSOR

                .
Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan:

Continue reading Prosedur permohonan visa kunjungan singkat schengen / Perancis

FAQ. Mengisi formulir permohonan visa schengen

Di bawah ini cuma beberapa pertanyaan yang sering ditanyain ke gue seputar pengisian formulir permohonan visa schengen.

NB. gue bukan ahli visa ya … cuma memang sudah cukup banyak punya pengalaman dalam mengajukan permohonan visa dan sampai saat ini masih berhasil-berhasil saja (though I probably just jinxed it). Intinya sih, semoga bisa membantu barangkali ada yang punya pertanyaan yang sama/serupa.

Kalau ada pertanyaan, silahkan comment, mungkin saja bisa gue bantu dengan sharing pengalaman sendiri.

Continue reading FAQ. Mengisi formulir permohonan visa schengen

Cara apply visa tanpa agen

Akhirnya gue memutuskan untuk membuat blog ini karena udah sering ditanyain teman dan saudara tentang cara apply visa ini-itu. Saking capeknya ngulang jawaban, ya udah gue tulis aja sekalian. Semoga bisa membantu.

Oya, berhubung ini blog dan bukan skripsi atau makalah akademis atau sejenisnya, maka jangan kaget kalau tulisan gue engga baku atau ngikut EYD yak. Kalau ada yang merasa terganggu atau IQ menurun karenanya, yah maap deh. Tapi masih banyak kok blog dan artikel lain yang ngupas bahasan yang sama.

Gue udah cukup sering apply visa buat ke luar negeri … bukan maksud sombong, tapi cuma buat nunjukin kalau bahkan gue, seorang Mae, yang hidup pas-pasan, otak juga kagak jenius-jenius amat (ha), dengan segala kesibukan dari kuliah-kerja-keluarga, masih bisa kok ngurusin visa sendiri tanpa ngeluarin duit sepeserpun buat jasa agen.

Karena jenis pekerjaan gue, gue juga sedikit punya insider knowledge tentang proses aplikasi visa beberapa macam negara, jadi semoga bisa dijadikan tambahan pengetahuan.

Note: gue bukan visa agent, dan tentunya tidak ada garansi kalau permohonan visa lo bakal disetujuin, meskipun lo udah ngikut semua prosedur plek.

Oke, yang bakal gue share adalah pengalaman gue bikin:

  1. Short Stay schengen visa (tanpa sponsor) / Perancis
  2. Short Stay schengen visa (dengan sponsor) / Belanda
  3. Visitor visa Australia
  4. Business visa Inggris
  5. Partner visa Inggris